Senin, 07 Oktober 2019

Tidak ada Proses Tanpa Solusi (Tulis.me)



                                   (Sumber: https://pinterest.com)

Menjadi seorang penulis adalah cerita dan proses yang panjang. Seperti saya, yang saat ini sedang tekun-tekunnya untuk selalu belajar sebagai seorang penulis. 
Ditahun 2018 ini saya memutuskan untuk mencintai dunia sastra. Berawal dari membaca buku dan menulis diary saya memutuskan untuk menekuni diri sebagai seorang penulis sejati. Dibalik menjadi seorang penulis yang hebat, ternyata membutuhkan pikiran dan waktu yang amat panjang. Pasalnya, saya merupakan pribadi yang tidak menyukai kebisingan maupun keramain, karena itu saya membutuhkan ketenangan ketika menulis. Saat kebisingan atau kegaduhan datang, emosi negatif dalam diri saya muncul . Amarah dan ide kreatif seketika hilang begitu saja, akibatnya timbulah emosi itu. Sehingga, ketika ada orang yang menganggu saya ketika menulis saya memilih membuang nafas. Karena saat membuang nafas tersebut emosi negatif yang muncul dan kepenatan dalam menulis, akan sedikit terkurangi dengan dikeluarkannya nafas. Selain itu yang saya rasakan adalah badan terasa ringan. 
Sebagai penulis awal, saya sudah mengikuti beberapa kali lomba menulis seperti cipta puisi aupun cerpen. Meskipun saya belum  menjadi juara dalam lomba tersebut namun, hal itu memberikan saya pengalaman yang amat berharga. Berikut ini saya berikan beberapa tips kepada penulis pemula, sebagai beriku
1.      Minum air putih
Air putih memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya adalah membuat pikiran rileks dan tenang. Sebagai penulis pemula, saya pribadi akan memiliki rasa menggebu-nggebu dalam belajar. Namun, hal ini harus diimbangi dengan kondisi tubuh yang stamina. Untuk itu, banyak minum air putih akan membuat pikiran tenang, dan badan akan stamina. Namun, jika badan lelah sebaiknya harus istirahat.

2.      Istirahat 
Istirahat yang cukup akan membuat otak semakin fresh dalam bekerja. Selain itu, membuat jiwa semakin giat dalam menulis.

3.      Pelan tapi pasti dan keinginan belajar.
Rasa menggebu juga semangat yang tinggi, pasti dimiliki oleh setiap penulis. Namun, ketika menulis alangkah baiknya bila dilakukan dengan pelan namun pasti. Karena pada dasarnya setiap individu memiliki jam bosan pada diri sendiri. Rasa pelan da pasti ini juga harus diimbangi dengan keinginan untuk terus belajar. Hal itu harus benar-benar dipupuk dalam jiwa juga hati.

4.      Yakin, bisa!
     Pertama kali saya mengikuti event lomba menulis, saya begitu yakin bila karya saya akan menang. Namun, ternyata idak demikian.Usaha saya belum membuahkan hasil. Namun demikian, bukan sebagai alasan untuk berhenti membuat karya dan belajar. Justru sebaliknya, saya semakin semangat untuk belajar, dan terus belajar. Keyakinan juga rasa percaya diri yang tinggi akan membuat seluruh dunia akan takluk. 

5.      Cermat
Selain mengasah pikiran, menjadi seorang penulis harus cermat. Sehingga,  pembaca dapat memahami apa yang ditulis oleh penulis. Seringkali saya melewatkan hal itu, ketelitian maupun kecermatan memang harus dimiliki oleh seorang penulis.
Demikianlah, tulisan saya mengenai tips juga sedikit cerita mengenai proses menulis saya. Semua saya tulis berdasarkan pengalaman saya. Terima kasih.






















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CATATANNYARAMADHAN "The World of The Married"

The World of The Married   Akhir-akhir ini banyak orang membicarakannya salahsatu drama korea ini. Semangat nonton drama korea. Yang seked...